Pendidikan

kebutuhan menjadi dua jenis yakni barang dan jasa

kebutuhan menjadi dua jenis yakni barang dan jasa

kebutuhan menjadi dua jenis yakni barang dan jasa

 BARANG

Barang merupakan alat pemuas kebutuhan yang berupa produk dalam bentuk fisik yang jika dikonsumsi akan memberikan nilai tambah bagi yang mengkonsumsinya. Barang sebagai alat pemuas kebutuhan memiliki beberapa ciri, yaitu :

  • Berwujud
  • Memiliki nilai dan manfaat yang dapat dirasakan saat dikonsumsi
  • Nilai, manfaat dan bendanya sendiri akan berkurang atau bahkan habis saat dikonsumsi

 

Macam-macam barang dapat dikelompokan sebagai berikut :

  1. Barang Pemuas Kebutuhan Menurut Kelangkaannya

Menurut kelangkaannya (cara mendapatkannya), barang pemuas kebutuhan dibedakan menjadi tiga macam, yaitu barang ekonomi, barang bebas, dan barang illith.

1) Barang Ekonomi

Barang ekonomi adalah barang pemuas kebutuhan yang jumlahnya lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah kebutuhan manusia dan untuk mendapatkannya memerlukan pengorbanan tertentu. Contohnya, untuk memperoleh baju, kita harus mem- belinya di toko baju. Kesediaan mengeluarkan uang untuk membeli baju di toko merupakan suatu pengorbanan.

2) Barang Bebas

Barang bebas atau barang nonekonomi adalah barang pemuas kebutuhan yang jumlahnya melimpah sehingga untuk mendapatkannya tidak memerlukan pengorbanan tertentu. Contohnya, air, udara, sinar matahari, dan lain-lain. Air termasuk barang bebas karena dapat di- gunakan tanpa dipungut biaya, namun air akan menjadi barang ekonomi bila dikemas dalam kemasan tertentu sehingga untuk mendapatkan- nya diperlukan biaya.

3) Barang Illith

Barang illith adalah barang pemuas kebutuhan yang jumlahnya sangat berlimpah, sehingga cenderung merugikan kehidupan manusia. Contohnya, air. Air dapat menjadi barang ekonomi dan barang bebas, serta juga dapat menjadi barang illith. Dikatakan menjadi barang illith apabila jumlahnya sangat banyak dan akan menyebabkan banjir sehingga dapat membahayakan hidup manusia.

  1. Barang Menurut Tujuan Penggunaannya

Menurut tujuan penggunaannya, barang pemuas kebutuhan dibedakan menjadi dua macam, yaitu barang konsumsi dan barang produksi.

1) Barang Konsumsi

Barang konsumsi adalah barang siap pakai yang langsung dapat digunakan tanpa melalui proses pengolahan lagi. Dengan kata lain, barang yang langsung dapat digunakan untuk memuaskan (memenuhi) kebutuhan. Contohnya, sepeda motor, sepatu, minuman, minyak tanah, dan lain-lain.

2) Barang Produksi

Barang produksi adalah barang yang digunakan dalam proses produksi untuk menghasilkan barang lain (baru). Contohnya, mesin, bahan baku, truk, alat-alat kantor, dan lain-lain.

  1. Barang Menurut Proses Pembuatannya

Barang menurut proses pembuatannya dibedakan menjadi tiga macam, yaitu bahan mentah, bahan setengah jadi, dan bahan jadi.

1) Bahan Mentah

Bahan mentah adalah bahan yang belum pernah mengalami proses pengolahan. Bahan mentah disebut juga bahan baku. Contohnya: a) dari hasil tambang; minyak bumi, tembaga, timah, perak, batu bara, dan lain-lain. b) dari hasil hutan; kayu, damar, rotan, dan sebagainya. c) dari perkebunan; teh, tembakau, kopi, dan sebagainya. d) dari hasil pertanian; padi, palawija, sayuran, dan sebagainya

2) Bahan Setengah Jadi

Bahan setengah jadi adalah bahan yang sudah diolah tetapi belum menjadi produk akhir. Agar menjadi bahan siap pakai perlu pengolahan lebih lanjut. Contohnya, benang; bila diolah lebih lanjut akan menjadi kain. Kain bila diolah lebih lanjut akan menjadi baju yang siap pakai.

3) Bahan Siap Pakai (Bahan Jadi)

Bahan jadi adalah bahan yang siap dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan. Contohnya, tas, sepatu, baju, dan sebagainya.

  1. Barang Menurut Hubungannya dengan Barang Lain

Menurut hubungannya dengan barang lain, barang pemuas kebutuhan dibedakan menjadi dua macam, yaitu barang komplementer dan barang substitusi.

1) Barang Komplementer

Barang komplementer adalah barang pemuas kebutuhan yang berguna atau bermanfaat jika dipakai bersama-sama dengan barang lain. Apabila barang- barang tersebut tidak digunakan bersama-sama, salah satu di antaranya kurang berguna. Contohnya, sepeda motor atau mobil tidak akan dapat berjalan jika tidak digunakan dengan bensin. Kompor gas, tidak akan berguna jika tidak dipakai dengan gas. Bolpoint tidak akan dapat digunakan bila tidak ada tinta.

2) Barang Substitusi

Barang substitusi adalah barang pemuas kebutuhan yang saling menggantikan fungsinya, artinya suatu barang yang dalam pemakaiannya dapat menggantikan barang lain. Contohnya, jika tidak ada bolpoint untuk menulis, dapat diganti dengan pensil. Bila tidak ada sepatu dapat diganti sandal. Bila tidak ada komputer, dapat diganti dengan mesin ketik.

  1. Barang Menurut Segi Jaminannya

Menurut segi jaminannya, barang pemuas kebutuhan dibedakan menjadi dua macam, yaitu barang bergerak dan barang tidak bergerak.

1) Barang Bergerak

Barang bergerak adalah barang yang dapat dipindahkan tempat- nya dan biasanya dapat digunakan sebagai jaminan untuk mem- peroleh kredit jangka pendek ( + 1 tahun). Contohnya, barang- barang elektronik seperti TV, tape, komputer, dan lain-lain.

2) Barang Tidak Bergerak

Barang tidak bergerak adalah barang yang tidak dapat dipindah- pindahkan tempatnya dan biasanya dapat digunakan sebagai jaminan untuk memperoleh kredit jangka panjang. Contohnya, tanah, rumah, gedung-gedung perkantoran, sawah, dan sebagainya.

Sumber : https://solopellico3p.com/