Pendidikan

Kota Tangsel Kekurangan MTsN dan MAN

Kota Tangsel Kekurangan MTsN dan MAN

Kota Tangsel Kekurangan MTsN dan MAN

Tangsel yang memiliki moto Cerdas, Modern dan Religius,

masih kekurangan sekolah negeri berbasis agama yakni Madrasah Aliyah Negeri (MAN) dan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN).

Di Kota Tangsel hanya ada satu MAN yakni di MAN Serpong dan MTsN yakni MTsN 1 di Pamulang. Atas kondisi ini Fraksi Hanura mengusulkan kepada Pemkot Tangsel untuk membuat surat permohonan kepada Kementerian Agama (Kemenag) untuk penambahan MAN dan MTsN di Tangsel.

“Kami dari Hanura melihat Kota yang memiliki moto religius ini berjalan

dengan pincang, karena minimnya pendidikan formal berbasis agama. Kami mendorong agar Pemkot segera mengusulkan penambahan MAN dan MTsN ke Kemenag,” ujar Ketua Fraksi Hanura DPRD Tangsel, Saprudin, Jumat (5/7).

Menurut Saprudin, saat ini masyarakat hanya tertuju untuk mendaftarkan anaknya di sekolah negeri umum dibandingkan dengan sekolah berbasis agama.

“Apa lagi kita lihat sekolah negeri umum juga masih kurang. Jadi kami mendorong untuk penambahan MTsN dan MAN agar ada pemecahan pendaftar didik baru pada setiap kelulusan,” ungkapnya.

Saprudin optimistis pengusulan MTs Negeri dan MA Negeri di Kota Tangsel bisa

disetujui Kemenag RI. Dan, dalam pembangunan gedung bisa menggunakan dana hibah Pemkot Tangsel.

“Untuk pembangunan gedung juga kita bisa gunakan dana hibah, yang penting mendapatkan persetujuan dari Kemenag. Kita saja bisa membangun gedung Kejari dan Polres dengan dana hibah. Kenapa tidak bisa untuk membangun sekolah. Sekarang ini bagaimana kemauan dari pemerintah,” tegasnya.

Jumlah sekolah berbasis agama di Tangsel memang sudah tersebut, akan tetapi hanya untuk swasta dan itu membutuhkan biaya yang mahal.

“Sehingga sekolah berbasis agama negeri di Tangsel ini sangat perlu agama, karena sekolah swasta yang ada sangat mahal, sangat sulit dijangkau oleh warga kita yang berada di bawah garis menengah ke bawah,” papar Saprudin.

Sedangkan, anggota Fraksi Hanura lainnya, Ari Wibawa, mengatakan, idealnya Tangsel minimal tiga MAN dan lima MTsN yang tersebar di seluruh Kecamatan.

 

Sumber :

https://weitweitland.com/mengenal-fungsi-penting-daun-pada-tumbuhan/